Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Hukumnya Jika Lupa Membaca Niat Puasa

Apa Hukumnya Jika Lupa Membaca Niat Puasa

Apa Hukumnya Jika Lupa Membaca Niat Puasa

Patimon.site - Salah satu dari rukun puasa Ramadan adalah niat. Niat adalah keinginan dalam hati untuk melakukan suatu tindakan karena Allah SWT. Niat memiliki peran yang sangat penting dalam setiap ibadah, karena itulah yang memisahkan ibadah dari perbuatan biasa. Rasulullah SAW pernah mengatakan:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya: “Sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkannya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Kemudian, bagaimana hukumnya jika seseorang lupa membaca niat puasa Ramadan? Apakah puasanya masih dianggap sah atau tidak? Pertanyaan ini seringkali muncul di kalangan umat Islam, terutama pada awal bulan Ramadan. Untuk menjawabnya, kita perlu memahami bacaan niat puasa Ramadan, kapan seharusnya dibacakan, dan pandangan ulama mengenai masalah ini.

Pendapat Ulama Tentang Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hukum lupa membaca niat puasa Ramadan. Terdapat dua pendapat utama yang dapat kita perhatikan sebagai berikut:

Pendapat Pertama: Lupa Baca Niat Puasa Ramadan Tidak Sah

Pendapat ini merupakan pandangan mayoritas ulama dari Mazhab Maliki, Syafi'i, dan Hanbali. Mereka berpendapat bahwa niat puasa Ramadan harus dinyatakan pada malam sebelum fajar. Jika seseorang lupa membaca niat puasa Ramadan pada malam itu, maka puasanya dianggap tidak sah dan harus diganti di lain waktu.

Pandangan ini didasarkan pada hadits yang telah disebutkan sebelumnya, yang menyatakan bahwa seseorang yang tidak menetapkan niat puasa sebelum fajar, maka puasanya tidak sah. Mereka juga berargumen bahwa makan sahur saja tidak cukup untuk menggantikan niat puasa, karena sahur hanyalah sunnah dan bukan bagian dari rukun puasa.

Pendapat Kedua: Lupa Baca Niat Puasa Ramadhan Tetap Sah

Pandangan ini mewakili pandangan Mazhab Hanafi dan beberapa ulama lainnya. Mereka berpendapat bahwa niat puasa Ramadan dapat dilakukan kapan saja selama masih berada dalam waktu puasa, mulai dari fajar hingga matahari terbenam. Jika seseorang lupa untuk membaca niat puasa Ramadan pada malam hari, namun ingat dan berniat di siang hari sebelum waktu dzuhur, maka puasanya tetap sah.

Pandangan ini didasarkan pada kelonggaran dalam waktu niat puasa yang disebutkan dalam beberapa hadits, seperti:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ صَائِمًا فَلْيُصِمْ وَمَنْ أصْبَحَ مُفْطِرًا فَلْيُفْطِر

Artinya: “Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa di antara kalian yang bangun pagi dalam keadaan berpuasa, maka hendaklah ia berpuasa. Dan barang siapa yang bangun pagi dalam keadaan berbuka, maka hendaklah ia berbuka.” (HR Abu Dawud)

عن عائشة رضي الله عنها قالت كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يدخل العشر ثم يقول من شاء فليصم ومن شاء فليفطر

Artinya: “Dari Aisyah RA, ia berkata: Rasulullah SAW biasa memasuki sepuluh hari terakhir (Ramadhan), kemudian beliau bersabda: Barang siapa yang mau berpuasa, maka hendaklah ia berpuasa. Dan barang siapa yang mau berbuka, maka hendaklah ia berbuka.” (HR Ahmad)

Mereka juga berpendapat bahwa sahur dapat dianggap sebagai niat puasa secara tersirat, karena sahur adalah tanda khusus bagi seseorang yang berniat berpuasa.

Kesimpulan

Dari dua pandangan di atas, kita dapat merasakan pentingnya niat puasa Ramadan yang tidak boleh terlupakan. Namun, jika seseorang lupa membaca niat puasa Ramadan, ada dua kemungkinan hukumnya, yaitu tidak sah atau tetap sah. Untuk keamanan yang lebih baik, kita dapat mengikuti pandangan pertama, yaitu bahwa lupa membaca niat puasa Ramadan dianggap tidak sah dan harus diganti di lain waktu. Namun, jika kita mengikuti pandangan kedua, yaitu bahwa lupa membaca niat puasa Ramadan tetap sah selama masih berniat sebelum waktu dzuhur, kita harus memastikan bahwa niat tersebut benar-benar tulus dari hati dan tidak hanya ikut-ikutan.

Itulah penjelasan mengenai hukum jika lupa membaca niat puasa, semoga bermanfaat.👀

Posting Komentar untuk "Apa Hukumnya Jika Lupa Membaca Niat Puasa "