Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Nabi Muhammad Memberi Makan Pengemis Buta

Kisah Nabi Muhammad

Kisah Nabi Muhammad Memberi Makan Pengemis Buta

Patimon.site - Di sudut pasar Madinah Al-Munawarah, terdapat seorang pengemis Yahudi buta yang setiap hari, ketika ada orang mendekatinya, ia selalu mengatakan, "Wahai saudaraku, jangan mendekati Muhammad. Dia orang gila, pembohong, dan tukang sihir. Jika kalian mendekatinya, kalian akan terpengaruh." Setiap pagi, Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawa makanan. Meskipun pengemis itu selalu memperingatkannya untuk tidak mendekati seseorang bernama Muhammad, Rasulullah SAW tetap memberikan makanan tanpa berkata sepatah kata pun.

Rasulullah SAW melakukan ini hingga menjelang wafatnya. Setelah Rasulullah wafat, tidak ada lagi orang yang membawa makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.

Suatu hari, Abubakar r.a. berkunjung ke rumah anaknya, Aisyah r.ha. Dia bertanya kepada anaknya, "Anakku, apakah ada sunnah kekasihku yang belum aku jalankan?" Aisyah r.ha menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah. Hampir tidak ada satu pun sunnah yang belum engkau lakukan, kecuali satu sunnah." Abubakar r.a bertanya, "Apa itu?" Aisyah r.ha menjawab, "Setiap pagi, Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar membawa makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana."

Keesokan harinya, Abubakar r.a. pergi ke pasar membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis tersebut. Abubakar r.a. mendatanginya dan memberikan makanan itu. Ketika Abubakar r.a. mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil berteriak, "Siapakah kamu?" Abubakar r.a. menjawab, "Aku orang yang biasa." Pengemis itu menanggapi, "Bukan! Engkau bukan orang yang biasa datang padaku. Orang yang biasa datang padaku selalu menyuapiku, tetapi terlebih dahulu menghaluskan makanan itu dengan mulutnya sendiri sebelum memberikannya padaku."

Abubakar r.a. tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah satu dari sahabatnya. Orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW." Setelah pengemis itu mendengar cerita Abubakar r.a., ia pun menangis dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, tetapi dia tidak pernah memarahiku sedikitpun. Dia datang padaku dengan membawa makanan setiap pagi. Dia begitu mulia." Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di depan Abubakar RA.

Itulah kisah nabi muhammad memberi makan pengemis buta, semoga bermanfaat.👀

Posting Komentar untuk "Kisah Nabi Muhammad Memberi Makan Pengemis Buta"