Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Nabi Muhammad Yang Dibelah Dadanya

kisah nabi muhammad yang dibelah dadanya

Kisah Nabi Muhammad Yang Dibelah Dadanya

Patimon.site - Salah satu cerita nabi yang sangat diingat oleh umat Muslim adalah tentang Nabi Muhammad SAW yang dada-Nya dibelah oleh Malaikat Jibril.

Kisah ini diyakini sebagai momen turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad SAW, makhluk paling sempurna yang diciptakan oleh Allah. Mengutup NU Online, Malaikat Jibril membelah dada Nabi Muhammad sebanyak empat kali dan membersihkannya dengan air Zamzam, yang dianggap sebagai air yang sangat mulia.

Cerita ini terperinci dalam buku "Air Zamzam Mukjizat yang Masih Terjaga" yang ditulis oleh Said Bakdasy. Kisah ini dimulai ketika Nabi Muhammad masih kecil dan tinggal bersama ibu angkatnya, Halimah As-Sa'diyah, di Kampung Bani Sa'id, saat usianya baru empat tahun.

Pada suatu hari, Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad yang sedang bermain dengan teman-temannya. Malaikat Jibril kemudian membelah dada Nabi Muhammad dan meletakkan hatinya dalam sebuah bejana emas. Hati tersebut kemudian dicuci dengan air Zamzam dan ditempatkan kembali dalam dada Nabi Muhammad.

Teman-teman sepermainan Nabi yang menyaksikan kejadian itu sangat terkejut dan berlari segera untuk melaporkannya kepada Halimah As-Sa'diyah. Perempuan itu segera mendekati Nabi Muhammad dan memeluknya erat. Nabi terlihat pucat dan gemetar karena ketakutan setelah mengalami peristiwa yang luar biasa ini.

Kejadian serupa terulang saat Nabi Muhammad berusia 10 tahun atau mendekati usia taklif (mukallaf).

Malaikat Jibril kembali membersihkan hati Nabi Muhammad dengan air Zamzam agar tidak tercampur dengan sifat-sifat buruk.

Selanjutnya, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi, terdapat peristiwa ketika Rasulullah bermimpi dengan pengalaman yang mencekam, yaitu dadanya dibelah dan hatinya dibasuh berulang kali dengan air Zamzam.

Nabi Muhammad kemudian menceritakan mimpi ini kepada istrinya, Khadijah. Khadijah menginterpretasikan peristiwa tersebut sebagai pertanda kebaikan.

Sementara itu, peristiwa yang keempat, Nabi Muhammad juga mengalami pembelahan dadanya sebelum peristiwa Isra' Mi'raj, sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

"Abu Dzar menceritakan bahwa Rasulullah Saw. bersabda “saat aku di Mekah atap rumahku terbuka, tiba- tiba datang malaikat Jibril, lalu dia membelah dadaku, kemudian mencucinya dengan air zam- zam. Dibawanya pula bejana terbuat dari emas berisi hikmah dan iman, lalu dituangnya ke dalam dadaku dan menutupnya kembali. Lalu dia memegang tanganku dan membawaku menuju langit dunia".

Walaupun begitu, terdapat beberapa ulama yang menolak peristiwa terakhir ini. Banyak di antara mereka yang memiliki versi berbeda mengenai cerita Nabi Muhammad.

Namun, terlepas dari perbedaan pendapat tersebut, terdapat banyak hikmah yang dapat diambil dari kisah Nabi Muhammad yang dadanya dibelah oleh Malaikat Jibril.

Salah satu hikmah yang dapat ditarik adalah bahwa peristiwa ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad memiliki hati yang kuat dalam menerima wahyu yang diberikan kepadanya.

Itulah kisah nabi muhammad yang dibelah dadanya, semoga bermanfaat.👀

Posting Komentar untuk "Kisah Nabi Muhammad Yang Dibelah Dadanya"