Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Sahabat Nabi Yang Menghormati Orang Tua

Kisah Sahabat Nabi Yang Menghormati Orang Tua

Kisah Sahabat Nabi Yang Menghormati Orang Tua

Patimon.site - Ibu memiliki kedudukan yang sangat mulia dalam Islam, sehingga setiap anak diwajibkan berbakti kepada orang tua. Anak tidak boleh membentak orang tua, apalagi durhaka kepada mereka. Jika seorang anak durhaka kepada orang tuanya, terutama ibunya, maka Allah akan melaknatnya sampai dia meminta maaf kepada ibunya dan bertaubat kepada Allah.

Berbakti kepada orang tua adalah ajaran yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh umat Islam terdahulu. Bahkan, ketika seseorang berbakti kepada kedua orang tuanya, berarti dia juga telah berbakti kepada Allah dan Rasul-Nya.

Mari kita contohkan kehormatan kepada ibu melalui kisah salah seorang sahabat Nabi. Pemuda ini tidak pernah berjumpa langsung dengan Nabi, namun ia adalah Uwais Al-Qarni, seorang pemuda miskin yang tinggal di pinggiran Yaman.

Uwais Al-Qarni, meskipun tidak terkenal dan miskin, memiliki penyakit kulit, namun Allah mencintainya dengan sangat. Hal ini disebabkan oleh ketaatan dan penghormatannya kepada ibunya yang sakit lumpuh. Suatu waktu, Uwais meminta izin kepada ibunya untuk pergi ke Madinah agar dapat bertemu dengan Rasulullah. Sang ibu memberinya izin, namun dengan syarat agar ia segera kembali setelah berjumpa dengan Rasulullah karena keadaan ibunya yang sakit.

Setelah melakukan perjalanan yang sangat panjang, Uwais tidak menemukan Rasulullah di rumahnya karena beliau sedang memimpin peperangan. Meskipun kerinduannya kepada Rasulullah sangat besar, Uwais segera kembali demi ibunya. Ia hanya meninggalkan pesan kepada Siti Aisyah RA.

Pada kesempatan lain, sang ibu meminta Uwais untuk mengantarkannya pergi haji. Uwais tidak ingin menolak, meskipun mereka adalah keluarga miskin. Dengan sekuat tenaga, ia menggendong ibunya yang lumpuh untuk berziarah ke Baitullah.

Meskipun belum pernah bertemu langsung dengan Nabi, Rasulullah seakan-akan sudah mengenal Uwais dengan baik. Beliau memuji Uwais kepada para Sahabat yang lain, "Suatu saat, jika kalian bertemu dengannya, mintalah doa dan istighfar darinya. Dia adalah penghuni langit, bukan manusia biasa," (HR. Ahmad).

Karena bakti yang tulus dan ikhlas kepada ibunya, nama Uwais Al-Qarni menjadi terkenal di langit, meskipun di dunia ini ia tidak dikenal oleh banyak orang.

Itulah kisah sahabat nabi yang menghormati orang tua, semoga bermanfaat.👀

Posting Komentar untuk "Kisah Sahabat Nabi Yang Menghormati Orang Tua"